Mengatasi Rasa Jenuh dan Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

April 22, 2007

Konsultasi Bisnis Oleh : Wahyu Said,M.sc dan Aqua Dwipayana

Saya sejak tiga tahun lalu menekuni bisnis multi level marketing (MLM). Atas keberhasil saya memenuhi target yang ditetapkan, saya pernah mendapat hadiah jalan-jalan ke luar negeri. Namun kejelekan saya adalah cepat merasa jenuh dalam bisnis dan terkadang tidak memiliki rasa percaya diri. Bagaimana mengatasinya kedua persoalan tersebut?

Yuliawati, Pontianak

Bu Yuliawati, selamat ya atas prestasi yang Ibu raih. Kami ikut bersyukur dan berbahagia atas keberhasilan Ibu tersebut. Semoga di masa datang, prestasi Ibu lebih meningkat lagi. Di samping itu, yang tidak kalah pentingnya, Ibu dapat berbagi kesuksesan Ibu dengan teman-teman Ibu yang lain, sehingga mereka bisa meneladani Ibu. Amin.

Bu, seseorang bisa dikatakan sukses - di bidang apapun juga - apabila orang tersebut bisa ‘menurunkan’ keberhasilannya kepada orang lain. Dalam bisnis, hal ini juga berlaku. Jadi Ibu baru dapat dikatakan berhasil, kalau Ibu dapat berbagi pengalaman Ibu kepada orang lain dan mereka yang mendapatkan pengalaman tersebut bisa mengikuti kesuksesan Ibu.

Kami sangat menghargai kejujuran Ibu atas hal-hal yang kurang menggembirakan yang Ibu rasakan. Tidak banyak orang yang seperti Ibu, yakni mau mengakui kekurangannya. Justru dengan memberitahu kekurangan tersebut kepada orang lain, harapannya adalah ada orang yang bersedia memberikan bantuan untuk mengatasinya.

Rasa jenuh dan kurang percaya diri, adalah dua hal yang selalu menghinggapi banyak orang. Seharusnya sebagai orang yang sukses di bidang bisnis, Ibu tidak mengalami dua hal itu. Tapi kenyataan yang terjadi, Ibu merasakannya. Namun Ibu jangan khawatir, sebab masalah tersebut bisa diatasi, sepanjang Ibu memiliki niat dan kemauan yang kuat untuk mengatasinya.

Untuk mengatasi rasa jenuh - hal ini mungkin disebabkan karena banyak hal - sebaiknya Ibu dalam menekuni bisnis memiliki visi yang jelas dan terukur. Dengan adanya itu, Ibu selalu termotivasi untuk mencapainya. Sebelum berhasil mendapatkannya, Ibu harus terus berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai cara memperolehnya.

Hal ini akan membuat Ibu selalu merasa ‘asyik’ dan ’sibuk’ untuk mencapai visi tersebut. Dengan begitu, Ibu tidak akan pernah merasa jenuh.

Di samping itu, selalulah melihat orang-orang yang sukses termasuk di bisnis MLM yang sedang Ibu tekuni. Meskipun Ibu telah berhasil mencapai target yang ditetapkan oleh perusahaan MLM tersebut dan Ibu memperoleh hadiah jalan-jalan ke luar negeri, kami yakin ada orang lain di bisnis serupa yang lebih sukses dari Ibu, baik yang tinggal di Indonesia maupun di luar negeri.

Jadikan orang-orang yang sukses tersebut sebagai penambah motivasi Ibu untuk bisa lebih sukses lagi dan minimal menyamai keberhasilan mereka. Kalau bisa lebih dari itu, justru lebih baik. Ibu sangat bisa seperti orang lain yang sukses, karena Ibu telah menunjukkan kesuksesan juga meskipun belum bisa menyamai mereka.

Sebagai penambah motivasi untuk meraih kesuksesan yang sama dengan orang lain, sebaiknya Ibu menetapkan target waktunya. Misalnya selama enam bulan atau setahun, Ibu bisa menyamai rekor mereka.

Dengan adanya target waktu tersebut, Ibu dari waktu ke waktu selalu termotivasi untuk sukses. Apapun hasil yang Ibu peroleh di saat batas akhir target waktu yang Ibu tetapkan, syukurilah. Kalau memang berhasil, alhamdulillah. Namun jika tidak, revisi target waktunya sampai Ibu benar-benar dapat menyamai kesuksesan orang lain.

Bu, apapun hasil yang Ibu dapatkan, yakinlah bahwa itu adalah yang terbaik buat Ibu dan merupakan ‘hadiah’ Allah SWT dari kerja keras Ibu. Jadi di samping berusaha sekuat tenaga dan mencurahkan segenap waktu yang ada, Ibu jangan pernah lupa berdoa untuk meminta ridho, petunjuk dan berbagai kemudahan dari Yang Maha Kuasa.

Sedangkan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kami menyarankan agar ibu rajin membaca berbagai jenis bacaan dan sesering mungkin berkomunikasi dengan banyak orang tentang banyak hal. Dengan melaksanakan dua hal itu secara baik, insya Allah rasa percaya diri Ibu dapat tumbuh dan semakin meningkat.

Kenapa harus rajin membaca? Sebagai seorang pebisnis, Ibu setiap hari ketemu banyak orang dengan latar belakang pendidikan, status sosial, suku, agama dan ras yang berbeda-beda. Ibu tentunya harus melakukan komunikasi dengan mereka. Kalau Ibu rajin membaca, maka setiap Ibu ketemu dengan orang lain, bicaranya akan selalu ‘nyambung’.

Ibu bisa mengimbangi pembicaraan mereka. Apapun topik yang mereka bahas, Ibu dapat menanggapinya. Bagi lawan bicara, siapapun itu orangnya, hal ini akan dianggap menyenangkan. Ibu akan dijadikan sebagai teman yang enak untuk diajak berdiskusi.

Jika hal itu telah tercapai maka Ibu dengan mudah dapat menyampaikan ke orang-orang tersebut tentang bisnis Ibu. Mereka akan memberikan kesempatan kepada Ibu untuk mempresentasikan tentang bisnis Ibu.

Selain itu, yang tidak kalah pentingnya, setiap Ibu ketemu dengan calon konsumen, hindarilah untuk membicarakan tentang diri Ibu. Sebaiknya, Ibu lebih banyak berbicara tentang berbagai prestasi atau kelebihan yang dimiliki calon konsumen tersebut. Dengan begitu, orang itu akan merasa betah berbicara lama dengan Ibu.

Di samping itu, sampaikanlah secara jelas dan gamblang manfaat produk yang Ibu tawarkan bagi mereka yang mengkonsumsikan. Jika ada contoh-contoh orang lain yang telah merasakan manfaatnya, jangan lupa menyebutkan hal itu. Ini mempercepat proses meyakinkan calon konsumen Ibu.

Tidak kalah pentingnya, sebagai penjual produk, Ibu sendiri harus menggunakan produk tersebut. Jangan sampai Ibu menjual sesuatu hal, tapi Ibu sekalipun tidak pernah merasakannya. Kalau sampai hal ini terjadi, akan membuat orang yang Ibu tawari produk tersebut akan tidak percaya kepada Ibu. Kalau memang memungkinkan, agar Ibu sekeluarga mengkonsumsi produk-produk yang Ibu tawarkan.

Jadi intinya, sebelum kita menawarkan suatu produk ke orang lain, kita sendiri harus lebih dulu meyakini bahwa produk itu adalah baik. Salah satu caranya dengan pertama kali menjadi orang yang memakainya. Hal ini akan membuat kita lebih percaya diri terhadap produk yang kita tawarkan.

Kenapa harus rajin berkomunikasi dengan banyak orang? Dengan kegiatan ini, banyak hal yang bisa Ibu peroleh dari lawan bicara Ibu. Ini salah satu cara mendapatkan berbagai informasi dan menambah teman. Jadikan motto “setiap relasi adalah rejeki” sebagai salah satu filosofi hidup Ibu. Jika Ibu dapat meyakini hal itu, maka setiap saat, di manapun berada, Ibu selalu akan termovasi untuk menambah relasi.

Carilah teman sebanyak-banyaknya. Semakin banyak teman, bertambah baik. Namun yang perlu juga diperhatikan adalah untuk dapat terus-menerus ‘merawat’ hubungan persahabatan tersebut. Jangan berteman kalau hanya kita membutuhkan sesuatu dari seseorang. Tapi bertemanlah selamanya, baik ada kebutuhan bisnis maupun tidak.

Bu Yuliawati, kami berdoa dan berharap agar setelah ini, Ibu tidak lagi merasa jenuh dan semakin percaya diri. Amin.

Sumber :http://www.pontianakpost.com

Comments

Got something to say?