15 Tips Menulis Artikel SEO yang User Friendly (3)

Setelah Anda membaca artikel dengan judul sama seri 1 dan 2, apakah Anda langsung mempraktikkannya? Jika belum membaca seri sebelumnya, kami sarankan Anda kembali membaca seri 1 dan 2 untuk melengkapi informasi yang Anda dapatkan pada seri terakhir ini. Ini dia 5 tips terakhir menulis artikel SEO yang user friendly. 

artikel SEO

(Pic. from ESPRESSO.digital)

11. Gunakan URL pendek yang mengandung keyword

Bila judul artikel maksimal bisa sampai 60 karakter, berbeda denan URL yang akan Anda pakai supaya orang mudah menemukan artikel Anda. Selain mengandung keyword utama, Anda perlu memastikan kalimat yang masuk tidak terlalu panjang sehinggamesin pencari Google mudah mendeteksinya.

Contoh:

Judul artikel Anda adalah 5 Cara Mudah Membuat Kue Bolu bagi Anda yang Jarang Punyta Waktu untuk Memasak. Maka premalink asli Anda adalah: /5-cara-mudah-membuat-kue-bolu-bagi-anda-yang-jarang-punya-waktu-untuk-memasak. Sementara premalink yang bagus untuk SEO adalah: /cara-mudah-membuat-kue-bolu

Jadi, usahakan hanya 3 sampai 5 kata kunci dalam URL Anda.

12. Mengoptimasi meta description (meta deskripsi)

Tidak perlu memaksakan mengawali paragraf Anda dengan keywords, untuk menghindari kalimat yang kaku. Meski SEO friendly,  Anda tetap harus selalu memperhatikan user experience. Bagi yang menggunakan WordPress, Anda bisa mengakalinya dengan menggunaka plug-in untuk menempatkan keyword dalam meta deskripsi. Meski meta dekripsi tidak hanya dilihat oleh search engine, tetapi juga users. Jadi, Anda perlu memastikan meta deskripsi Anda mudah dimengerti dan yang lebih penting, menarik perhatian.

13. Tambahkan attribute alt pada image

Perlu Anda ketahui bahwa Google tidak bisa membaca image. Jadi, Anda memerlukan attribute alt pada image yang ada posting untuk menjelaskan isi file image Anda. Google hanya bisa membaca attribute alt, bukan judul atau nama file Anda. Untuk itulah Anda perlu menambahkan Alt (Alternative text) dengan keywords utama. Bila file gambar Anda hanya 1 -2 saja, Anda bisa mengisinya seperti contoh di bawah ini:

Artikel Terkait :  Menlu Ingin Ekspor-Impor Lebih Mudah: Beli Apem, Tinggal Klik

attribute alt

Namun jika gambar yang akan Anda unggah banyak, sebaiknya Anda menggunakan bantuan plug-in untuk mengoptimasi image. 

14. Tambahkan media pendukung dalam artikel

Dengan selalu mengacu pada user experience, maka Anda juga perlu menambahkan berbagai media ke dalam artikel Anda. Bisa Anda tambahkan gambar atau foto-foto supaya lebih menarik. Tulisan dengan foto/gambar selalu mendapatkan lebih banyak perhatian. Dan bila memungkinkan, tambahkan pula video serta infografik yang tidak hanya menarik, tetapi juga informatif sehingga pembaca mendapatkan manfaatnya. Seperti yang dinyatakan dalam artikel berjudul 6 Types of Visual Content You Need to Use in Your Marketing Campaigns, artikel dengan gambar mendapatkan perhatian sebanyak 94% lebih banyak daripada yang tidak.

15. Menggunakan keyword secara bervariasi

Berbeda dari LSI dan keyword density, menggunakan keyword secara variasi di sini adalah seperti contoh di bawah ini:

Keyword: Tips menurunkan berat badan tanpa diet ketat.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang tips menurunkan berat badan tanpa diet ketat. Meski mungkin Anda sudah mendapatkan banyak tips menurunkan berat badan, tidak ada salahnya mencoba tips yang ini. Meski tanpa diet ketat, Anda akan kehilangan 2 sampai 5 kilogram dalam sebulan. Bahkan bisa dibilang, tips ini layak dicoba oleh Anda yang selama ini sudah mati-matian diet ketat.

 

Blog Esoftdream
Esoftdream
Telp : (0274) 452155
No Tlp/Hp : +62 81226272827
Email : cro2@esoftdream.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *